Cari Blog Ini

4/30/2017

Balon Meletus

Balon Meletus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Balonku ada 5, rupa-rupa warnanya. Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru. Meletus Balon Hijau…Dorrr, Hatiku sangat kacau. Balonku Tinggal Empat, Kupegang Erat-erat. (Lagu Balonku)

Teman-teman tentu tak asing dengan lagu di atas. Teman-teman pernah meniup balon sampai meletus? Kalau ya, berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai balon tersebut meletus? Kurang dari 1 menit, 1 menit, 2 menit , dll? Kalo teman-teman bisa meniup cepat, saya kasih hadiah balon dech, hehe..

Pengalaman unik dan menyenangkan terjadi ketika saya mengikuti acara motivasi di Pekalongan, di mana sang pembicara memberikan games “meniup balon sampai meletus”, gampang to??? Semua peserta pun langsung semangat 45 untuk meniup balon, termasuk saya. Belum ada 1 menit, bunyi door…door…door sudah terdengar beberapa kali memenuhi ruangan, suasana ramai sekali karena peserta cukup banyak. Setiap ada balon yang meletus, semua bersorak kegirangan. Semuanya saling memberi semangat, ada yang bersorak sorai, ada yang tepuk tangan, ada yang tertawa, hahaha.. pokoknya suasana ramai sekali. Akhirnya semua peserta berhasil, dan masih tertinggal satu peserta yang balonnya tak kunjung meletus yaitu saya, haha…malu rasanya, namun saya yakin 100 % ketika yang lain BISA, maka saya pasti BISA. Sekuat tenaga saya meniup balon, suasana semakin ramai karena peserta tambah semangat menyoraki saya, ayoooo…ayooo, tiuppppp…tiupppp..saya pun jadi tamba
... baca selengkapnya di Balon Meletus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

4/28/2017

Ibarat Tubuh yang Terberkati

Ibarat Tubuh yang Terberkati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Herry Prasetyo

SALAH satu bentuk anugerah yang perlu kita syukuri adalah pekerjaan. Kita diberi kesempatan untuk berkarya dan mengembangkan diri di suatu perusahaan, sambil menerima rezeki dalam bentuk materi. Anugerah yang luar biasa, bukan? Oleh sebab itu, sudah menjadi hal yang wajar pula bila kemudian kita perlu memberikan cinta dalam pekerjaan yang kita geluti. Kerja yang penuh cinta itu pun perlu kita kelola seperti kita mengelola tubuh kita yang juga diberkati dengan fungsi dan tugas masing-masing.

Ya, dalam bekerja, kita bersama orang lain yang juga ingin memberi makna cinta dalam kerja, memiliki tugas masing-masing. Kita memiliki fungsi masing-masing ibarat tubuh kita yang terdiri dari beberapa anggota; ada kepala, tangan, kaki, mata, dan lain-lain. Fungsi masing-masing anggota tubuh tidak bisa dipertukarkan, misalnya mata untuk melihat, kaki untuk berjalan, tidak mungkin dibalik mata untuk berjalan dan kaki untuk melihat.

Demikian pun dalam suatu pekerjaan. Jika masing-masing bagian berfungsi dengan baik, maka sungguh indah kehidupan di kantor Anda. Setiap pribadi bekerja sesuai dengan k
... baca selengkapnya di Ibarat Tubuh yang Terberkati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

4/24/2017

Festival Musik dan idola

Festival Musik dan idola Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sebentar lagi festival sekolah tahunan kami akan diadakan, Anggota OSIS sudah sibuk sendiri untuk menyiapkan segalanya, termasuk aku sendiri, Aku sibuk berlatih bermain gitar karena udah dua tahun ini aku kalah terus di lomba gitar festival kami, Sementara juara tahun lalu Beno adalah saingan beratku. Beno adalah seorang pemain gitar yang handal walaupun skill nya gak begitu lihai, tetapi di sekolah kami skill standar pun udah ada nilai nya. Aku sendiri adalah seorang pemain gitar juga walaupun kemampuan ku gak sebaik Beno tapi tahun ini aku sendiri harus juara” “TEEEETTTT” bel tanda masuk istirahat sudah dibunyikan aku pun langsung masuk ke kelas.

Kelas ku ini adalah salah satu kelas yang paling ribut di sekolah kami, Udah terbukti wali kelas kami berganti-ganti tiap bulan, Kebetulan guru matematika gak masuk jadi kelas pun gaduh lagi, Tiba-tiba seseorang menepuk bahuku dari belakang ketika aku menoleh “Ehh, elo ben ada apa.?” Aku berusaha seramah mungkin dengan musuh beratku ini. “Nggak jim, Gu
... baca selengkapnya di Festival Musik dan idola Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

4/10/2017

Dua Ekor Tikus

Dua Ekor Tikus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di dalam got yang gelap hiduplah dua ekor tikus yang saling bersaudara. Suatu saat kedua ekor tikus ini melihat sebuah roti keju dari lubang sebuah selokan. Tikus-tikus ini ingin sekali memakannya tetapi sayang lubang selokan itu tertutup oleh jeruji besi yang sangat kuat.

Kedua tikus ini berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan jeruji besi itu dengan gigi-gigi mereka yang tajam tetapi gigi mereka mulai rusak karena jeruji besi itu terlalu keras bagi gigi mereka yang kecil.

Kedua ekor tikus ini kecapaian, dan butuh istirahat. Tikus pertama berkata dalam hatinya: "Aku tidak akan menyerah, setelah ini aku akan menghancurkan jeruji besi itu dengan sekuat tenagaku. Pantang menyerah adalah pangkal dari keberhasilan !"

Tikus kedua termenung dan berpikir : " Aku akan kehilangan semua gigiku jika aku nekat menggigiti jeruji itu. Ada baiknya kalau aku mengambil jalan lain saja untuk mendapatkan roti keju itu."

Setelah beristirahat sejenak, tikus pertama mulai menggigiti lagi jeru
... baca selengkapnya di Dua Ekor Tikus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

4/06/2017

Waktu Terus Berjalan

Waktu Terus Berjalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Toni dan Dedi telah lama menganggur. Bekerja tidak, bisnis pun tidak. Pekerjaan mereka sehari-hari hanya mengobrol di pos ronda sambil main catur. Saat mereka sedang asik main catur, tiba-tiba ada seorang perempuan cantik lewat.

Toni langsung melihat perempuan itu dengan penuh kekaguman,

?Wow, cantik bener?. ? sambil terus melihatnya.

?Eh, jangan melihat terus, dosa tuch?? kata Dedi.

?Astaghfirullah?, kata Toni sambil langsung memalingkan wajah ke papan catur.

?Ton, kamu harus cepat menikah tuch? Usia kamu kan sebentar lagi sudah kepala tiga.? kata Dedi.

?Iya yah? biar mata saya tidak jelalatan lagi. Banyak dosa nich?? katanya sambil tersenyum.

?Ahamdulilah, kamu sadar. Takut dosa.? kata Dedi sambil tersenyum juga.

?Kamu sendiri??, kata Toni balik menyerang.

?Saya sendiri kan tidak jelalatan kayak kamu.? kata Dedi menimpali dengan cepat.

?Tapi tetap saja harus segera menikah, itu kan saran Rasulullah saw bagi pemuda seusia kita. Masa harus puasa terus, sementara usia semakin hari semakin tua.?

Kondisi menjadi hening? mereka kembali melihat papan catur. Permainan menjadi hampa dan tidak menarik lagi. Selain karena mereka main catur setiap hari, pikiran mereka melayang kemana-mana. Me
... baca selengkapnya di Waktu Terus Berjalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

4/01/2017

Inilah Saat yang Kami Tunggu

Inilah Saat yang Kami Tunggu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Inilah saat yang kami tunggu! Kami akan membuktikan bahwa matahari punya energi dahsyat.
Sejak belajar tentang matahari, kami memang penasaran. Sebab, Pak Akma selalu membuat kami tercengang ketika menyimak penjelasan tentang matahari.
Kelas kami dibagi dalam 5 kelompok. Tiap kelompok terdiri atas 4 siswa. Hari ini, kami ke luar ruang kelas. Dengan riang ria, kami berhamburan menuju lapangan yang berada dekat kelas. Jam menunjukkan pukul 09. 15. Matahari melesat sepenggal dari orbitnya. Suasana terasa cukup panas. Sesekali kami harus mengelap keringat, karena matahari memang mulai menyengat kulit.
Kami disebar agar tidak berhimpitan. Masing-maing kelompok sudah mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan. Bahan yang diperlukan hanya selembar kertas buku dan sesobek kapas. Sedangkan alat yang dipakai adalah kaca pembesar. Pak Akma menyebutnya suryakanta.
Kini, kami mulai beraksi.
”Ayo anak-anak kita mulai! Semua kaca pembesar diarahkan ke ke
... baca selengkapnya di Inilah Saat yang Kami Tunggu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

3/24/2017

Wiro Sableng #24 : Penculik Mayat Hutan Roban

Wiro Sableng #24 : Penculik Mayat Hutan Roban Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Ketika perempuan tua pengurus jenazah memberitahu bahwa kain kafan siap untuk ditutupkan, Sri Surti Purwani meraung keras dan menubruk jenazah puterinya. Dipeluknya kuat-kuat seperti tak akan dilepaskan apapun yang terjadi.

Orang-orang perempuan yang ada di ruangan besar itu tak dapat menahan keharuan dan ikut mengucurkan air mata. Seorang lelaki bertubuh kurus, mengenakan blangkon coklat berbunga hitam dan baju lurik hitam bergaris kuning coklat, menyeruak di antara mereka yang hadir lalu memegang bahu Surti Purwani, berusaha menariknya seraya mengucapkan kata-kata membujuk.

"Sudah bune. Cukup..... Relakan anak kita pergi. Biar arwahnya tenang di alam baka..."

Setelah membujuk berulang kali dan menarik tubuh permpuan itu dengan susah payah, akhirnya lelaki tadi—Sumo Kabelan, suami Surti Purwani berhasil menjauhkan istrinya dari jenazah. Namun begitu terpisah perempuan ini langsung pingsan hingga terpaksa digotong ke kamar.

Sumo Kabelan Mengusap mukanya beberapa kali. Namun air mata tak kunjung terbendung. Sebelum kain kafan ditutup dia masih sempat mencium kedua pipi jenazah. Lalu dia tegak bersandar ke tiang besar ruangan dengan wajah yang ditutup dengan kedua tangan, men
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #24 : Penculik Mayat Hutan Roban Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1